Journal Detail

Manfaat Mengkonsumsi Jeruk Nipis Dan Madu Dalam Mengatasi Penyakit Batuk Santriwati Jagat ‘Arsy

Author   : Tri Sepia Nur Hakmalia

Pembimbing :

Tahun   : 2023

Abstrak   : Batuk merupakan keluhan yang umum dialami masyarakat dan tergolong ringan. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya. Walaupun batuk tergolong ringan, akan tetapi batuk dapat sangat mengganggu bagi yang mengalami gejala batuk. Batuk yang berlangsung selama lebih dari 2 bulan pada orang dewasa dan 1 bulan lebih pada anak-anak bisa disebut dengan batuk kronis. Walaupun penyakit batuk kerap menjadi penyakit tersering yang dialami dari berbagai kalangan, namun perlu diwaspadai karena penyakit apapun itu tidak boleh dianggap sepele. Penyebab atau pemicu umum batuk dapat disebabkan dari lingkungan yang kurang sehat atau tidak bersih, infeksi virus, adanya alergi (Asma), dan merokok. Adapun penyebab lainnya bisa dari apa yang mereka konsumsi, seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan yang pedas. Dari makanan tersebut bisa terjadinya radang pada tenggorokan yang berujung pada gejala batuk. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), pada 2018 pravalensi common cold di Indonesia sekitar 25,0% dan sekitar 13,8% kasus setelah terdiagnosis oleh dokter. Pravalensi secara keseluruhan adalah 1.017.290 kasus. (Asrianto, 2022). Beberapa bulan kebelakang ini, sekitar bulan Mei-Oktober di indonesia sendiri dilanda cuaca panas (musim kemarau) yang cukup ekstrim. Menurut data dari BMKG, suhu tertinggi tercatat di angka 38,7°C pada 9 Oktober lalu di daerah Majalengka, Jawa Barat. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, kondisi Bumi kekinian akibat perubahan iklim cukup mengkhawatirkan. Ini juga menjadi salah satu penyebab terjadinya batuk. Dengan cuaca yang panas seperti ini, biasanya tak banyak dari kalangan anak-anak maupun dewasa kerap mendinginkan tubuh dengan mengkonsumsi minuman dingin (misalnya soda, minuman es berwarna dan berasa, air dingin). Hal ini bisa menjadi salah satu pemantik gejala batuk atau radang tenggorokan terjadi. Terdapat cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk, yaitu dengan menggunakan perasan jeruk nipis. Kandungan vitamin dan mineral dalam jeruk nipis dapat meredakan gejala batuk. Biasanya penggunaan perasan jeruk nipis dicampur dengan kecap untuk menyamarkan rasa asam dari jeruk nipis. Akan tetapi, James Steckelberg M.D, dokter dari Mayo Medical School, menyarankan untuk menambahkan perasan jeruk nipis dengan madu. Campuran dari dua bahan tersebut dapat meredakan penyakit batuk yang mengganggu. Beberapa dari penelitian juga menunjukkan kalau rasa manis yang dihasilkan madu, dapat memicu air liur untuk membuat tenggorokan menjadi lembab. Dengan adanya campuran dari dua bahan tersebut, bisa menjadi salah satu alternatif bahan alami yang dapat membantu mengatasi penyakit batuk. Menurut informasi yang didapatkan dari perawat yang bekerja di Pesantren Jagat ‘Arsy, pada bulan Oktober-November 2023 terdapat sekitar 10 dari 172 santri Jagat ‘Arsy yang terdeteksi mengalami gejala batuk. Kebanyakan dari mereka hanya mengkonsumsi obat-obatan seadanya yang mereka punya. Bahkan diantaranya hanya membiarkannya begitu saja dengan mempercayai bahwa sakit tersebut akan sembuh dengan sendirinya tanpa adanya penanganan. Mereka tidak mengetahui 1 bahwa ada cara lain untuk mengatasi gejala batuk tersebut. Berdasarkan permasalahan diatas, peneliti melakukan penelitian yang berjudul “Manfaat Mengkonsumsi Jeruk Nipis Dan Madu Dalam Mengatasi Penyakit Batuk Santriwati Jagat ‘Arsy”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan jeruk nipis dan madu bermanfaat dan dapat membantu ketika santri jagat ‘arsy sedang mengalami sakit batuk.

No PDF file available.