Journal Detail

Peran Kelas Khusus Entrepreneur dalam Meningkatkan JiwacKewirausahaan Siswa SMA Jagat ‘Arsy

Author   : Muhammad Ghazian Alpubiandra

Pembimbing :

Tahun   : 2023

Abstrak   : Pembangunan ekonomi nasional kedepannya tak luput dari peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Di masa depan bisa dipastikan bahwa generasi muda yang memegang kunci perekonomian negara. Generasi muda tentunya harus disiapkan sejak dini agar dapat bertahan dan bersaing dengan negara-negara lain yang memiliki daya saing tak kalah tinggi. Ashoer & Pramukti (2019) mengemukakan, pada tahun 2015 pemimpin-pemimpin anggota ASEAN telah mengesahkan adanya pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dengan berdirinya MEA menjadi tantangan Indonesia untuk bisa bersaing di lingkup regionalnya sendiri. Pembentukan MEA menyebabkan terjadi arus lalu lintas barang, jasa, investasi, dan modal di kawasan regional Asia Tenggara terimobilisasi lebih cepat. Tak hanya itu, Indonesia juga telah banyak melakukan kerjasama global hingga bilateral dengan negara-negara maju terutama di bidang ekonomi. Kerjasama tersebut memperkuat alasan pemerintah untuk menindak lanjuti bagaimana generasi muda kedepannya. Upaya peningkatan daya saing para generasi muda tak lepas dari pembangunan kualitas SDM oleh pemerintah. Pembangunan SDM memang menjadi masalah sejak lama di Indonesia. Dilansir dari laman berita Detikedu, menurut riset penelitian yang dilakukan oleh International Institute for Management Development (IMD), pada tahun 2022 Indonesia menempati posisi peringkat ke 51 dari 64 negara di dunia dalam daya saing SDM. Peringkat Indonesia pun kembali naik pada tahun 2023, yang awalnya Indonesia menempati posisi 51 naik 4 peringkat menjadi posisi 47. Dapat ditarik benang bahwa pemerintah Indonesia menjadikan peningkatan dan pembangunan SDM sebagai hal yang sangat penting terutama bagi masa depan bangsa. Peran pendidikan dalam peningkatan kualitas SDM tentunya akan selalu berhubungan satu sama lain. Sesuai dengan Permendikbud Ristek No. 56 Tahun 2022 Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka) sebagai pedoman Penerapan Kurikulum Baru di Sekolah Non Peserta Program Sekolah Penggerak. Penerapan Kurikulum Merdeka saat ini telah membuat sebuah gebrakan baru dibidang pendidikan dikarenakan para siswa dapat mengembangkan dan menyesuaikan potensi minat dan bakat masing-masing siswa. Salah satu minat dan bakat siswa yang penting bagi generasi muda kedepannya adalah memiliki jiwa kewirausahaan. Jiwa kewirausahaan sendiri sangat berguna untuk para siswa karena negara-negara di dunia kedepannya akan saling bersaing dengan ketat dalam hal perdagangan dan perekonomian antar negara, dan yang menjadi pelaku utamanya adalah generasi muda bangsa. Dalam hal ini, SMA Jagat ‘Arsy memulai program Kelas Khusus Entrepreneur pada tahun 2019. Program ini sebagai satu bentuk manifestasi SMA Jagat ‘Arsy dalam menjalankan kurikulum nasional dan representasi dari visi Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy yaitu “Lahirnya sumber daya manusia masa depan yang religius, saintis, berjiwa entrepreneur, berwawasan internasional dan cinta lingkungan”. Pihak sekolah pun membebaskan siswanya untuk memilih bergabung atau tidak dalam program tersebut. Hadirnya Kelas Khusus Entrepreneur juga bertujuan untuk melatih dan mengasah jiwa kewirausahaan para siswa agar bisa bersaing di kalangan masyarakat kedepannya. Sesuai dengan penjabaran diatas, peneliti akan melakukan penelitian dengan judul “Peran Kelas Khusus Entrepreneur dalam Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMA Jagat ‘Arsy”. B. Rumusan Masalah Peneliti akan mengkaji dan menganalisis lebih dalam rumusan masalah yaitu: 1) Peran program ini dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, ditinjau dari segi membaca peluang usaha. 2) Peran program ini dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi selama melakukan usaha. 3) Peran program ini dalam memberikan manfaat bagi para siswa, ditinjau dari segi keuntungan materiil ataupun immateriil. C. Batasan Masalah Adapun batasan masalah pada penelitian ini menitikberatkan pada perilaku dalam melakukan usaha dari siswa SMA Jagat ‘Arsy yang mengikuti Kelas Khusus Entrepreneur. Tujuan dari batasan masalah tersebut agar pengkajian dan pembahasan masalah lebih berfokus dan tidak meluas.

No PDF file available.